by

Baju Partai Sebagai Identitas Partai

image_20180302_150626_2

Keberadaan partai-partai politik di Indonesia hingga saat ini sudah puluhan jumlahnya. Ada partai yang sudah lama berdiri, ada partai yang baru berdiri beberapa tahun. Partai-partai banyak dimanfaatkan para politikus sebagai tempat untuk memperoleh dukungan politik jika akan maju menjadi anggota dewan, mencalonkan diri sebagai kepala daerah ataupun kepala pemerintahan. Contoh partai-partai yang ada di Indonesia diantaranya adalah partai Golongan Karya (GOLKAR), PDI Perjuangan (PDI-P), PKS, Perindo, PPP, dan lain sebagainya. Masing-masing partai memiliki identitas dan karakteristik masing-masing. Salah satu identitas yang dimiliki partai adalah seragam. Baju partai digunakan sebagai seragam bagi para anggota partai. Setiap anggota biasanya wajib memiliki baju ini, karena baju ini dipakai ketika ada kegiatan partai yang sedang berlangsung.

Identitas Partai GOLKAR

Partai GOLKAR adalah salah satu partai yang tertua di Indonesia. Hingga saat ini partai GOLKAR sudah memiliki banyak anggota. Jumlah anggota yang banyak ini diperoleh dari kampanye partai yang gencar dilakukan. Kampanye partai dilakukan untuk mengajak masyarakat bergabung bersama partai GOLKAR. Sebagai daya tarik dan ciri khas ketika kampanye, para anggota biasanya memakai baju partai GOLKAR. Ciri khas baju dari partai ini adalah warnanya kuning. Warna kuning yang mencolok ini akan teringat di benak masyarakat jika partai GOLKAR adalah partai yang identik dengan warna kuning. Mungkin kita sering melihat ada beberapa orang yang ikut kampanye partai tetapi melihat beberapa orang yang tidak memakai seragam. Dapat dimungkinkan mereka adalah anggota baru yang belum memiliki seragam. Mereka biasanya hanya memakai baju yang dominan dengan warna kuning.

Bahan Baju Partai

Baju partai selain digunakan ketika kampanye, juga digunakan ketika ada kegiatan partai. Salah satu contoh kegiatan partai adalah rapat. Namun biasanya ada beberapa anggota yang tidak memakai baju ini dengan alasan bahan baju yang tidak nyaman dipakai. Mengingat jumlah anggota partai yang ribuan, tentunya biaya yang dikeluarkan untuk membuat baju tidaklah sedikit. Sehingga, partai-partai membuat baju dengan bahan yang murah. Bahan yang murah biasanya tampak kaku, kasar dan tidak menyerap keringat.

Related posts: