by

Cerita Rakyat Jaka Tarub dari Tanah Jawa

Cerita RakyatCerita rakyat Jaka Tarub dimulai saat dia melintasi sebuah telaga dan tak sengaja melihat para bidadari sedang mandi. Di telaga terlihat tujuh wanita cantik sedang bercanda dan bermain air. Jaka Tarub terkejut akan kecantikan mereka. Karena terpikat dia pun mengambil salah satu selendang. Saat mereka selesai mandi mereka bersiap untuk kembali menuju khayangan. Mereka kembali menggunakan masing-masing selendangnya, namun salah satu tak menemukan selendangnya. Enam kakaknya ikut mencari namun sampai senja tak ketemu. Karena hari telah senja, Nawang Wulan ditinggal seorang diri dan merasa sedih. Setelah itu Jaka Tarub mendekati dan berpura-pura menolongnya, diajaknya Nawang Wulan pulang ke rumahnya. Kehadirannya membuat Jaka Tarub bersemangat lagi.

Kepopuleran Cerita Rakyat Jaka Tarub

Jaka Tarub merupakan cerita dari tanah Jawa yang cukup populer di Indonesia. Cerita rakyat ini berlanjut dengan pernikahan mereka. Mereka hidup bahagia dan mempunyai putri cantik bernama Nawangsih. Sebelum menikah Nawang Wulan mengingatkan Jaka Tarub agar tak bertanya mengenai kebiasaan yang dilakukan kelak sesudah dia menjadi istri. Rahasia Nawang Wulan yakni dia memasak nasi dengan menggunakan sebutir beras namun menghasilkan nasi dengan jumlah banyak. Setelah menikah Jaka Tarub penasaran namun tak bertanya pada istrinya. Dia membuka panci untuk memasak nasi dan melihat setangkai padi ada di dalamnya dan menutupnya kembali. Akibat rasa penasaran itu Nawang Wulan kehilangan kekuatannya.

Sejak itu dia harus menumbuk dan menampi beras untuk memasak. Karena padinya makin berkurang, tanpa sengaja dia menemukan selendangnya di antara tumpukan padi yang disembunyikan suaminya. Nawang Wulan sangat marah saat mengetahui suaminya yang mencuri selendangnya dan memutuskan untuk pergi ke khayangan. Jaka Tarub meminta maaf dan memohon agar istrinya tak pergi. Namun Nawang Wulan sudah membulatkan tekadnya untuk pergi. Dia sesekali tetap datang untuk menyusui bayinya dengan satu syarat, Jaka Tarub tak boleh bersama Nawangsih ketika Nawang Wulan menemuinya dan biarkan Nawangsih seorang diri di dekat telaga. Cerita rakyat ini diakhiri dengan ketegaran Jaka Tarub yang sanggup melihat kepergian Nawang Wulan sambil mendekap Nawangsih.

Related posts: